
Matteo Alacran bukanlah manusia. Dia adalah seorang clone, diambil dari kulit Matteo Alacran tua, kemudian diletakkan dalam rahim seekor lembu, untuk kemudian dikeluarkan setelah 9 bulan. Dalam peraturannya, seorang clone ketika dilahirkan otaknya haruslah dihancurkan. Namun entah mengapa hal berbeda diberlakukan kepada Matt. Ia dibiarkan "lahir" dan tumbuh secara normal.
Di awal-awal kehidupannya, Matt tinggal berdua dengan Celia, di sebuah rumah kecil di ladang opium. Celia menyayanginya dan mengajarinya banyak hal. Hanya saja dia tak memperbolehkan Matt memperlihatkan dirinya pada siapapun. Satu hari tiga orang anak tanpa sengaja tiba di rumah kecil Celia dan melihat sosok Matt di dalam rumah tersebut. Penasaran dengan sosok yang tak pernah mereka lihat, ketiga anak tersebut kembali lagi keesokan harinya. Matt yang kesepian karena tak punya teman tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Sejak pertemuannya dengan anak-anak dari "Rumah Besar", hidup Matt berubah. Pertama-tama ia dipindahkan ke sebuah rumah dan setelah orang-orang mengetahui siapa dirinya, mereka langsung memperlakukannya seperti binatang. Beruntung Maria, -salah seorang anak yang menemukan Matt- berhasil melaporkan hal tersebut kepada ayahnya. Matt pun diselamatkan dan ditempatkan ke tempat seharusnya ia tinggal, kediaman Alacran tua.
Tinggal di Rumah Besar, Matt mendapat fasilitas yang lebih memadai. Namun meski el patron -sebutan untuk Matteo Alacran tua- melimpahinya dengan berbagai fasilitas, semua itu tak lantas merubah perlakuan orang-orang kepada Matt. Ia tetaplah seorang clone yang dijauhi dan tak pernah dianggap (kecuali jika ada el patron di sampingnya). Dan sejatinya, hanya 3 orang di tempat itu yang benar-benar tulus berteman denganya. Mereka adalah Maria -gadis yang menolongnya-, Celia -perempuan yang membesarkannya-, dan Tam Lin -bodyguard yang dipilihkan el patron untuknya.-

